Valentino Tokyo Collection

Kabarnya, Creative Director Valentino saat ini, Pierpaolo Piccioli, pertama kali menginjakkan kaki di Jepang kurang lebih 20 tahun lalu. Dan sama seperti semua orang lain di dunia yang terkesima dengan kedalaman budaya Jepang yang tak tergerus perkembangan dunia – justru mampu hidup berdampingan – Pierpaolo kemudian menciptakan koleksi pre-fall 2019 Valentino yang dipengaruhi oleh budaya Jepang itu sendiri.

Dan koleksi Valentino Tokyo ini menjadi yang pertama setelah setidaknya 2 dekade, Valentino mengadakan show di Tokyo, lalu sekaligus merilis koleksi untuk perempuan dan laki-laki dalam runway yang sama. Bertepatan dengan show pre-fall ini pula, Valentino mengubah konsep butik mereka di Ginza Six menjadi sangat artistik. Bekerjasama dengan sederet seniman Jepang untuk menciptakan instalasi, sampai koleksi khusus yang hanya tersedia di butik itu.

Bagaimana dengan koleksinya? yang pasti wearable, terpengaruh aksen street wear yang membuatnya membawa semangat kini yang tak terbantahkan. Dan juga mutlak, menjaga karakter-karakter Valentino yang khas (seperti warna-warna merah, hitam yang sangat absolut) dan memberikannya sentuhan estetika Jepang. Membuat koleksi ini, seperti yang sudah banyak diulas media asing, sebagai diskusi antara kebudayaan Jepang dan Italia (di mana Valentino berasal) yang meski sangat jauh berbeda, namun disambungkan benang merah yang sama. Hormat pada sejarah, budaya dan esensi desain itu sendiri.

Jadi tidak heran bila merasa koleksi Valentino kali ini terasa sedikit mengingatkan pula pada aksen-aksen yang biasa dilihat pada karya desainer-desainer kenamaan asal Jepang.

Comments

comments