Spring Summer 2018 Menswear Looks

Beberapa tahun lalu, termasuk di pihak kami, terlintas pertanyaan dan pengakuan bahwa pakaian laki-laki hanya begitu-begitu saja. Atasan, dan bawahan. Selesai. Lompat beberapa tahun ke depan. Tepatnya, sejak 2 tahun terakhir, pakaian laki-laki atau menswear, atau men fashion diberikan begitu banyak pilihan dan inspirasi untuk menunjukkan selera kita pada publik.

Trend selalu terinspirasi oleh sesuatu yang sudah terjadi. That’s why, trend selalu berulang. Dengan kreativitas para designer, diramu dengan sudut yang lebih modern lalu menjadi trend terbaru – yang akan selalu membuat kita membatin “Ini terlihat seperti…, seperti sedang berada di…” – more or less.

Trend pakaian laki-laki semakin beragam, semakin memberikan banyak pilihan, semakin membuat berpikir. Apalagi dengan fenomena kebebasan ekspresi gender (yang tak dibatasi jenis kelamin), sporty style yang belum nampak akan tenggelam, serta kecenderungan industri untuk menikmati siluet yang lebih longgar. Everything skinny mulai terasa basi. Selipkan keinginan untuk menjadi rockstar, nuansa liburan, serta pola pikir ekstra santai yang mengarah pada hal-hal absurd (yang terlihat aneh untuk mata awam, tapi keren di mata fashion), atau cukup absurd tapi setelah muncul bersama ternyata cukup keren. Termasuk warna-warna yang berselingan dengan palet maskulin yang disukai laki-laki kebanyakan.

Seperti yang dilakukan Balenciaga, Gosha Rubchinskiy,  dan Kenzo. Brand yang banyak disukai oleh mereka yang ekspresif. Cause if you’re conventional or narrow minded, ini bukan sesuatu yang akan kamu pakai. Lalu ada Berluti, Cerutti, AMI Paris, Dries Van Noten, Paul Smith dan Zegna yang setia pada konsumen mereka yang matang, loves fashion but only loving a little tweak here and there.

Kemudian ada tawaran terbaru Balmain, Tom Ford, Hussein Chalayan, Valentino, Haider Ackermann, Marni, Prada, Louis Vuitton dan Versace untuk segenap fashion guys di luar sana.

Pilih: ingin celana baggy, celana bahan dengan potongan cukup slim tapi tak sampai skinny, celana pendek dengan model retro, jeans. Atau jaket sporty yang terlihat aneh, sweater, blazer, jaket safari yang keren, cardigan mewah, kimono, jaket kulit, bomber jacket, termasuk segala macam tas untuk dipakai.

That was Paris, Milan and London offerings. Tapi ini belum selesai, masih ada New York dengan tawaran yang akan benar-benar berbeda.