Saint Laurent Menswear Fall 2015

Di tiap karyanya untuk Saint Laurent, sejak ia menjadi Creative Director, Hedi Slimane selalu membenamkan esensi rock and roll yang mengakar kuat. Bila banyak yang merasa, rasanya koleksi Saint Laurent seperti tidak berubah dari musim ke musim sejak Hedi memegang visi kreatifnya, cukup bisa diperdebatkan.

All we could say, so far, visi Hedi Slimane setiap musimnya adalah rock and roll – sejauh ini. Aroma retro yang kuat juga selalu jadi inspirasi, di mana palet hitam yang dominan dapat selipan emas, perak, glitter, motif garis, leather, serta ujung sepatu yang makin runcing – bahkan dengan hak yang cukup tinggi. Untuk laki-laki. Yes, hak sepatu. Yang membuatnya keren adalah, meski memiliki hak tak kelihatan bahwa sepatu itu untuk perempuan. Karena memang itu adalah koleksi untuk laki-laki.

Seperti yang ditulis style.com, bila banyak yang mencemooh Hedi Slimane karena beberapa musim terakhir koleksinya begitu-begitu saja, maka kita harus melihat koleksi Saint Laurent karyanya dengan sudut pandang berbeda. Bahwa, siapapun yang mengenakan Saint Laurent di era Hedi Slimane secara otomatis akan jadi salah satu manusia paling keren di dunia. Bahwa Hedi Slimane mampu membuat siapapun menjadi keren dalam rancangan-rancangannya.

Although, kamu harus benar-benar kurus untuk bisa masuk ke dalam celana super ketat yang terlihat di semua model yang berjalan di runway. But hey, siapa yang tidak mau jadi salah satu manusia paling keren di dunia? Dan, kami sebenarnya tidak keberatan bila Hedi terus menggunakan rock and roll sebagai inspirasi di tiap koleksinya. Setidaknya dia konsisten.

*foto: style.com