James Bond: Men of Style

“Spectre” adalah kehadiran aktor Hollywood, Daniel Craig, keempat kalinya sebagai tokoh mata-mata fiktif yang juga simbol hakiki dari gaya laki-laki yang berkelas – James Bond. Tiga tahun setelah “Skyfall”, film terbaru James Bond ini ditunggu dengan begitu antusias, baik oleh laki-laki maupun perempuan. Selain aksi di lokasi-lokasi eksotis dan pastinya mahal, yang dinantikan para fans adalah penampilan James Bond. Memakai apa dia kali ini? alat canggih apalagi yang akan menemani aksinya?

Kejutan! hanya dua alat – bila mobil terhitung sebagai alat – yang digunakan oleh Bond di film kali ini dalam menjalankan aksinya. Tak ada alat yang kelewat canggih di “Spectre”, hanya jam tangan Omega Seamaster 300 yang dibuat sangat terbatas (7007 unit di seluruh dunia). Dan dibandingkan jam tangan James Bond sebelumnya, rasanya seri terbaru ini terlihat paling kasual. Di film, jam ini mampu menjadi peledak saat timer diaktifkan. Modernitas James Bond cukup terasa dengan semakin minimnya alat canggih yang diberikan padanya. Bandingkan dengan sepuluh tahun lebih yang lalu, saat Bond diberi begitu banyak alat untuk menemani aksinya.

Sebagai James Bond, seorang aktor pun harus mampu terlihat stylish dan apa yang mereka pakai harus bisa terlihat menjadi elemen tak terpisahkan dari sosoknya. Mungkin itu juga yang menyebabkan, mencari aktor yang pas untuk memerankan agen rahasia fiktif yang bekerja di MI6 ini nggak mudah. So far, Daniel Craig menunjukkan bahwa dirinya adalah pilihan terbaik. Tentu masih ingat dengan penampilan memukaunya di “Casione Royale” yang menurut kami masih merupakan film terbaik Bond hingga saat ini.

Di “Spectre”, Bond masih memakai sejumlah jas dari label Tom Ford – termasuk setelan berwarna biru laut yang ia pakai di adegan awal di Mexico. Suit berwarna khaki untuk adegan di padang pasir, serta smoking jacket putih untuk makan malam di kereta yang kemudian malah penuh ancaman bahaya. Palet jas yang cukup variatif ini juga terasa sangat modern sebenarnya. Sangat era 2000-an. Salah satu yang paling menjadi perhatian adalah pilihan sepatu Bond. Brand Crocket and Jones menjadi penyedia sepatu Bond di beberapa adegan. Favorit kami, monk shoes hitam yang begitu sleek tapi sanggup dibawa beradegan laga.

Bond memang dibentuk menjadi sosok laki-laki idaman yang memiliki selera tinggi, hidup dengan pilihan-pilihan terbaik yang tak bisa dinilai dengan uang (cause, it’s really expensive), tangguh, meski sedikit tak berperasaan – atau tak mampu menunjukkan perasaannya (karena beban tugas). Meski pilihan Bond selalu premium, dan tak bisa dibeli oleh banyak orang, signature style-nya yang klasik bisa jadi acuan. Sampai kapanpun.