Guns N’ Roses Jakarta

Tujuh tahun setelah penampilan perdana di Jakarta, band rock asal Amerika Guns N’ Roses (GNR), kembali hadir dengan konser bertajuk Not In This Lifetime. Konser kali ini berbeda dengan konser ketika mereka menyambangi MEIS (Mata Elang International Stadium) Ancol, 2012 silam. Sang pentolan, Axl Rose, ditemani oleh Saul Hudson a.k.a Slash dan Duff McKagan. Terlepas dari konflik yang terjadi di masa lalu, kehadiran Slash dan Duff adalah penantian lama para fans untuk sekedar melihat reuni Guns N’ Roses. Selain itu, Gelora Bung Karno didapuk sebagai venue konser GNR yang digelar 8 November 2018 kemarin. “Venue keren, bersih dan bagus. Kita semua gembira.” Ujar Dale Skjerseth, Manajer Produksi GNR.

Berbekal enam album studio dan empat album kompilasi termasuk mini album live, GNR dengan apik membawakan hits-hits pada era kejayaan mereka. Dibuka dengan It’s So Easy. Tanpa basa-basi, Axl Rose langsung menyanyikan lagu dari album debut mereka tersebut yang berjudul Appetite for Destruction (1987). Raungan intro dari gitar Gibson Les Paul goldtop milik Slash mengawali lagu ini. Sontak puluhan ribu penonton bernyanyi dan mengikuti lirik demi lirik lagu tersebut. Album Appetite for Destruction sendiri telah terjual lebih dari 20 juta kopi. Lagu tersebut pernah menempati peringkat lima di Billboard Hot 100, dan meraih 10 besar di AS, dan nomor enam di UK Singles Chart.

Berturut-turut Mr. Brownstone, Chinese Democracy dan Welcome To The Jungle dikumandangkan. Sayangnya, penampilan vokal Axl Rose agak melempem malam itu. Di beberapa part dari lagu-lagu yang dibawakan, terdengar tidak maksimal. Mengingat usia Axl yang sudah menginjak kepala lima, mungkin ini alasan yang bisa diterima oleh para penggemarnya. Namun biar bagaimanapun, penampilan Axl tetap selalu dinantikan. Tak hanya sang vokalis, malam itu Slash dan Duff juga menjadi pusat perhatian 50 ribuan penonton yang datang. Seolah rasa rindu terobati, secara bergantian mereka beberapa kali unjuk skill memainkan instrument masing-masing.

Hingga penghujung acara, total sekitar 28 lagu dibawakan termasuk Sweet Child O’ Mine, Paradise City, Coma hingga November Rain sukses mengobati kerinduan para penggemar Guns N’ roses di Jakarta.

Comments

comments

Egon Saputra

Professional doctor, skilled at journalism and photography.